Apa itu Corona Virus dan Waspadai Gejala nya

Corona Virus atau virus korona adalah salah satu jenis virus yang masih satu famili yang sama dengan virus penyebab sindrom pernafasan akut (SARS-CoV) dan sindrom pernafasan di Timur Tengah/flu unta (MERS-CoV). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menamai virus yang baru sebagai coronavirus 2019-nCoV.

Nama coronavirus sendiri didapatkan dari bentuknya, yang digambarkan berbentuk mahkota atau terlihat seperti korona matahari ketika dilihat menggunakan mikroskop electron.

Dokter spesialis paru dari Rumah Sakit  Umum Pusat Persahabatan, Diah Handayani, menjelaskan bahwa virus korona adalah virus yang menyerang sistem pernafasan manusia. Virus korona berbeda dengan jenis virus yang lain karena dapat menyebabkan suatu pernyakit yang fatal.

Darimana asal mula virus korona tersebut ?

Ular krait dan kobra dari China mungkin menjadi sumber coronavirus yang baru ditemukan. Virus ini sudah memicu wabah infeksi saluran napas yang mematikan di China pada musim dingin tahun ini.

Penyakit ini pertama kali dilaporkan pada akhir Desember 2019 di Wuhan, sebuah kota di China tengah, dan sudah menyebar secara cepat. Sejak saat itu, orang-orang yang berpergian dari Wuhan telah menginfeksi orang di China dan negara-negara lain.

Virus korona dapat menyebar melalui udara dan menginfeksi saluran pernafasan bagian atas dan saluran pencernaan mamalia dan burung.

Penjangkitan penyakit yang di sebabkan oleh virus korona berasal dari hewan. Pasien pertama kali terinfeksi langsung dari hewan. Virus dapat berpindah penjangkitannya dari hewan ke hewan menjadi hewan ke manusia karena virus telah mengalami serangkaian mutasi genetik yang memungkinkan virus untuk menginfeksi dan berkembang biak dalam tubuh manusia.


Gejala virus korona

Gejala jika seseorang telah terinfeksi virus korona umumnya sama seperti gejala flu, seperti flu dan batuk namun jika semakin berat akan menyebabkan demam dan sakit tenggorokan. Lalu jika masuk ke saluran pernafasan akan menyebabkan bronkitis. Jika pada awal virus ini menginfeksi saluran penafasan atas, namun bila penginfeksian semakin jauh ke saluran pernafasan bawah maka akan menyebabkan Pnemonia. Selain itu dapat disertai dengan gejala infeksi virus ke organ lain seperti diare.

Cara pencegahan penularan Virus Korona versi WHO

  1. Sering membersihkan tangan dengan sabun dan air berbasis alkohol.
  2. Saat batuk dan bersin, tutup mulut dan hidung dengan siku tertekuk atau tisu. Segera buang tisu dan cuci tangan.
  3. Hindari kontak dekat dengan siapa pun yang menderita demam dan batuk. Jika menderita demam, batuk, dan sulit bernapas, segera cari perawatan medis lebih awal dan bagikan riwayat perjalanan sebelumnya dengan penyedia layanan kesehatan.
  4. Ketika mengunjungi pasar langsung di daerah yang saat ini mengalami kasus coronavirus baru, hindari kontak langsung tanpa perlindungan dengan hewan hidup dan permukaan yang bersentuhan dengan hewan.
  5. Konsumsi produk hewani mentah atau setengah matang harus dihindari. Daging mentah, susu, atau organ hewani harus ditangani dengan hati-hati untuk menghindari kontaminasi silang dengan makanan mentah, sesuai praktik keamanan pangan yang baik.


sumber :

https://sains.kompas.com/read/2020/01/24/193100423/ahli-jelaskan-bagaimana-virus-corona-wuhan-bisa-berasal-dari-ular?page=all https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-51232803 https://www.kompas.com/tren/read/2020/01/26/151023565/merebak-di-13-negara-berikut-cara-pencegahan-virus-corona-versi-who?page=all.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *