Sekolah Ilmiah https://sekolahilmiah.com Membimbing dengan Sepenuh Hati Mon, 14 Sep 2020 05:22:52 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.2.2 https://sekolahilmiah.com/wp-content/uploads/2019/08/cropped-logo-fiks-32x32.png Sekolah Ilmiah https://sekolahilmiah.com 32 32 Can I Buy Essays Online? https://sekolahilmiah.com/can-i-buy-essays-online-p-4/ https://sekolahilmiah.com/can-i-buy-essays-online-p-4/#respond Thu, 21 May 2020 15:04:58 +0000 https://sekolahilmiah.com/?p=525 Can I buy essays online? The answer is a resounding yes. You can read essays on the web on the internet or you’ll be able to buy these to study by yourself.

Buying on the internet is just as simple as buying anything else that you need. That you do not need to really go around and see the book store where you would have to purchase all of your stuff for your school or work. You can read an essay online whenever you want. The sole limit is that you need the Internet access, as no one gets got the right to stop you from accessing the net.

Novels are often bought by taking a visit to the bookstore, but online, you certainly can do it once you desire. You can certainly spend just as much or as little time as you would like to do it. Whatever you opt for, you’re going to be getting the same grade of education as any book bought in a bookstore.

You could even study your documents by yourself if you wish to achieve that. This will not affect your learning, however. Since you learn more about essay writing service writing, you’ll also gain a knowledge of how you’re able to develop and boost your own skills in the future. But , it’s not really necessary to be able to create a good essay.

Should you decide to get essays online, you should be conscious of the terms and conditions that the seller may set. Some of them ask that you cover all essays at once. It’s best to check the conditions and terms before settling on the most suitable choice to pick.

Another advantage of online reading is that it might be accomplished anytime. It’s possible to read them in case you feel like it. You do not need to sit at the bookstore and also await them to come out. It’s possible to delight in reading the documents everywhere and anywhere you like.

On the web reading also saves you the expense of going to the bookstore. You’re going to soon be spending less money than that which you would spend if you get them at a bookstore.

]]>
https://sekolahilmiah.com/can-i-buy-essays-online-p-4/feed/ 0
4 Gelombang Disrupsi Industri Kimia https://sekolahilmiah.com/4-gelombang-disrupsi-industri-kimia/ https://sekolahilmiah.com/4-gelombang-disrupsi-industri-kimia/#respond Mon, 09 Mar 2020 20:00:34 +0000 https://sekolahilmiah.com/?p=514 WE Online, Jakarta – Wajah industri kimia saat ini berubah di berbagai bidang, akibat dari berbagai disrupsi yang menghampirinya. Mulai dari multi-dekade megatrends global, termasuk perubahan iklim, tekanan pada sumber daya alam, perubahan demografi, pasar negara berkembang dan dorongan untuk terus melakukan efisiensi komersial.

Berikutnya adalah tren ekonomi jangka pendek termasuk perubahan geopolitik, volatilitas nilai tukar, kompleksitas peraturan dan pergeseran pola penawaran dan permintaan, ketidakpastian politik global dan sentimen proteksionis yang bisa membalikkan beberapa aspek kebijakan perdagangan.

Lalu ada efek Amazon, yang telah mengubah harapan pelanggan dan meningkatkan standar setiap transaksi pelanggan. Setiap orang berlomba untuk menawarkan pelanggan personalisasi. Industri ini memasuki usia di mana produksi massal memberikan cara untuk kustomisasi lewat omni channel, dengan cara-cara yang juga sesuai dengan agenda keberlanjutan.

Akhirnya, ada dampak dari konvergensi teknologi digital. Automasi, Internet of Things (IOT), intelligent connected device, VR/ AR, kecerdasan buatan (AI), analisia dan big data, platform baru, ekosistem cloud, blockchain dan cybersecurity adalah bagian dari teknologi yang mengubah setiap aspek dari setiap industri, tidak terkecuali industri kimia.

Dengan berbagai perubahan yang sedang berlangsung ini, industri kimia memiliki potensi untuk menjadi industri yang paling konsekuensial di dunia. Dengan kemampuannya memanipulasi molekul, ia memiliki kekuatan untuk menyelesaikan banyak tantangan yang dihadapi mulai dari biotek industri, sel bahan bakar, energi terbarukan dan nanoteknologi, inovasi melalui kimia dapat mengubah dunia. Setidaknya ada 4 disrupsi yang dihadapi industri ini.

1. Ekonomi Sirkular

Tekanan peraturan dan konsumen untuk mengurangi dampak lingkungan dan menggunakan lebih banyak molekul daur ulang menjadi penting. Memenuhi tuntutan tersebut adalah kunci untuk lisensi masa depan sektor untuk beroperasi.

Tekanan untuk menerapkan ekonomi sirkular ini terjadi jauh lebih cepat dari yang diantisipasi. Ambil plastik, misalnya. Pada bulan Januari 2018, Komisi Eropa (EC) mengumumkan pertama kalinya strategi Europewide pada plastik. Namun kurang dari setahun kemudian, Parlemen Eropa menyetujui larangan plastik sekali pakai.

Dalam ekonomi circular, bahan harus kembali melalui rantai nilai untuk digunakan kembali. Atau mereka dikurangi, diganti dengan produk dengan jejak ekologi yang lebih baik atau ‘durabilized’. Perubahan ini mengakibatkan lebih sedikit energi dan sumber daya yang dikonsumsi, dan secara signifikan mempengaruhi volume kimia dan mengakibatkan konsumsi bahan baku kurang.

Durabilization produk dari penggunaan tunggal untuk beberapa produk akan mengurangi total permintaan polimer. Botol air tahan lama, misalnya, memiliki lima sampai tujuh kali polimer lebih banyak dari botol sekali pakai dan dapat digunakan berulang kali. Namun demikian polimer yang dibutuhkan secara keseluruhan lebih sedikit.

Berdasarkan analisa yang dilakukan Accenture Chemical, akan ada pengurangan 65 persen dari volume polimer karena konversi ke plastik sekali pakai dari plastik tahan lama ini. Bahkan, plastik daur ulang bisa menghilangkan 81 juta MTPY kapasitas konvensional, sama dengan tanaman polimer 160 lebih pada 2030. Lalu apa peluangnya?

Munculnya ekonomi circular membuka peluang pertumbuhan yang besar. Penelitian Accenture terkait hubungan industri dengan  Chemical Industry Dewan Eropa (Cefic) menunjuk dua pendekatan potensial: pertama, molekul yang beredar; dan kedua, sebagai enabler bagi perekonomian circular di industri hilir.

Sebagai contoh, mobil yang lebih hemat bahan bakar membutuhkan bahan yang lebih ringan; lebih tahan lama, hemat energi yang lebih bergantung pada bahan isolasi yang lebih baik. Semua itu mungkin dengan adanya inovasi dengan industri kimia. Untuk perusahaan-perusahaan kimia kesempatannya adalah untuk menciptakan cara-cara baru untuk mempertahankan nilai saham mereka dalam molekul, dimana diproyeksikan akan ada tambahan permintaan bahan kimia-yang lebih berkelanjutan sebesar 26 persen dari 2015 sampai tahun 2030.

2. Kalibrasi Ulang Industri

Transformasi di pengolahan memungkinkan kalibrasi ulang, yang mana itu semua tentang memanfaatkan keterhubungan peralatan, orang dan proses.

Manufaktur adaptif yang dimungkinkan lewat penggunaan mesin cetak 3D (3DP) bisa menciptakan potensi besar untuk kustomisasi, personalisasi, lokalisasi dan deglobalisasi barang jadi dengan kecepatan dan skala. Jika penggunaan polimer 3DP terus meningkat pada tingkat saat ini, diperkirakan akan ada output berupa 46 skala tanaman polimer rekayasa pada tahun 2040.

Membawa produksi lebih dekat dengan konsumen, pada titik mereka membutuhkan, bisa mengalihkan kembali produksi ke Eropa dan Amerika Utara, dan membuka jalan bagi rantai pasok baru, unit produksi yang lebih kecil, skalabilitas yang lebih baik, waktu ke pasar yang lebih cepat, serta mengurangi limbah dan efisiensi baru.

Ambil contoh Adidas SPEEDFACTORY, yang pabrik pertamanya dibuka di Ansbach, Jerman pada tahun 2017 dan yang kedua di Atlanta, Amerika Serikat pada 2018. Bersama-sama, mereka akan membuat satu juta pasang sepatu per tahun pada 2020, menggunakan robot, automasi dan 3DP, antara teknologi lainnya.

Setiap pabrik memiliki sekitar 150 karyawan, dibandingkan dengan 1.000 di pabrik yang khas di Asia, di mana sebagian besar sepatu Adidas saat ini dibuat. Menjadi lebih dekat dengan konsumen membuatnya lebih cepat untuk mendistribusikan sepatu mereka, disesuaikan dengan selera lokal dan tren pasar.

Untuk merayakan peluncuran Atlanta misalnya, Adidas membuka laboratorium di New York City untuk para tamu untuk menerima pesanan kustom, data footscan private untuk belajar tentang produk yang sempurna bagi pelanggan, dan menghasilkan produk hanya dalam hitungan minggu dari rata-rata industri sekitar 18 bulan.

3. Digitalisasi Hilir

Di mana B2C pergi, B2B biasanya mengikuti, dengan gelombang digitalisasi yang makin masiv mengubah B2C. Tetapi perusahaan-perusahaan kimia telah relatif lambat untuk memasuki tren digitalisasi yang mengubah pelanggan industri hilir, termasuk otomotif, barang konsumsi, konstruksi, elektronik, energi dan pangan.

Ada kesempatan besar bagi perusahaan-perusahaan kimia untuk memanfaatkan potensi mengganggu produk cerdas. Bahkan di antara perusahaan-perusahaan kimia yang memimpin dalam digitalisasi, sedikit yang belum menyadari berbagai manfaatnya. Ditaksir, 40 persen dari perusahaan kimia menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan 32 persen menerapkan teknologi digital untuk mendorong pertumbuhan. Tapi, yang mungkin mengejutkan, itu adalah 11 persen yang melakukan keduanya yang juga berkinerja keuangan tinggi.

Konektivitas digital yang tertanam di seluruh pasokan dan rantai nilai memungkinkan tingkatan baru mulai dari visibilitas end-to-end, traceability, transparansi dan wawasan berbasis data. Hal ini membuat lebih mudah untuk secara dinamis merasakan dan memprediksi permintaan, personalisasi manufaktur dengan spesifikasi pelanggan, memaksimalkan margin, delivery produk lebih cepat, harga secara real time dan sebagainya. Ditaksir digitalisasi bisa membuka hingga $550 miliar untuk industri kimia selama satu dekade ke depan. 

Salah satu contoh dimana perusahaan kimia dapat memanfaatkan potensi mengganggu digitalisasi hilir adalah AkzoNobel. Perusahaan menciptakan alat pertama untuk industri pelayaran menggunakan analisis data secara akurat memprediksi tabungan dari lapisan yang berbeda pada kapal tanker kargo. Menggunakan miliaran titik data dan algoritma kepemilikan, alat membuat analisis biaya-manfaat dan dampaknya pada perkiraan konsumsi bahan bakar, biaya bahan bakar dan emisi CO2 dari pilihan coating yang berbeda sebelum mereka diaplikasikan pada lambung kapal.

4. Pengerjaan Ulang Pekerjaan

Saat ini, ada sebuah keharusan bagi perusahaan kimia untuk mengakses keahlian baru dalam ilmu data, analisis, pengalaman pelanggan dan keterampilan lainnya yang diperlukan untuk mendukung pekerjaan di era digital.

Perusahaan kimia sangat perlu mendefinisikan kembali tujuan mereka untuk menginspirasi individu-individu berbakat mereka, perlu karakter yang cerdas, lincah dan dinamis. Perusahaan perlu menyadari apa yang berubah, menjelajahi faktor-faktor seperti apa yang dilakukan pekerjaan, yang melakukan pekerjaan, mengapa, kapan dan di mana orang bekerja.

Penelitian Accenture Chemical menunjukkan bahwa orang-orang ingin melakukan pekerjaan dengan rasa tujuan, dengan 84 persen mengatakan bahwa membuat perbedaan berarti lebih dari pengakuan profesional. Temuan juga menunjukkan bahwa pada tahun 2025, 45 persen pekerja akan menjadi kontraktor atau bagian dari ekonomi gig, dan pada tahun 2030, 47 persen dari tugas-tugas dapat otomatis

#sekolahilmiah #tuangkanidemumenjadikarya #artikelindustrikimia #disrupsiindustrikimia #4gelombangdisrupsi #2020 #indonesia #isuterkini

Sumber:

]]>
https://sekolahilmiah.com/4-gelombang-disrupsi-industri-kimia/feed/ 0
Catatan Akhir Tahun: Energi Terbarukan Masih Terseok https://sekolahilmiah.com/catatan-akhir-tahun-energi-terbarukan-masih-terseok/ https://sekolahilmiah.com/catatan-akhir-tahun-energi-terbarukan-masih-terseok/#respond Mon, 24 Feb 2020 08:00:27 +0000 https://sekolahilmiah.com/?p=509
  • Kalangan pengembang dan investor energi terbarukan menyatakan, pemerintah harus konsisten dalam membuat aturan, jangan terus berubah-ubah karena menyulitkan pebisnis bikin perencanaan.
  • Laporan Institute for Essential Services Reform (IESR), mengulas kemajuan pengembangan energi bersih di tanah air, dan meninjau prospek perkembangan pada 2020. Dalam laporan ini, menyebutkan, tambahan kapasitas terpasang energi terbarukan sebesar 385 MW tahun ini, tak berdampak signifikan terhadap kemajuan pembangunan energi terbarukan dalam mengejar pencapaian target kapasitas 45 GW pada 2025 sesuai target rencana umum energi nasional (RUEN).
  • Dalam laporan IESR juga mengidentifikasi tiga hal yang cukup progresif tahun ini. Pertama, ada peningkatan dan minat penggunaan pembangkit listrik surya atap. Kedua, konsumsi biodiesel juga meningkat seiring program B20 yang digalakan sejak awal 2019. Ketiga, sektor transportasi, ada Peraturan Presiden No. 55/2019 tentang kendaraan listrik mengisyaratkan komitmen dan dukungan politik kuat dalam mengembangkan teknologi baru ini di tanah air.
  • Untuk itu, perlu komitmen politik pemerintah yang dituangkan dalam kebijakan dan regulasi progresif serta perbaikan iklim investasi hingga mengakselerasi pembangunan energi bersih di Indonesia. Juga bertransisi menuju sistem energi lebih bersih, kompetitif, dan handal.
  • “Kita butuh kepastian investasi, sekian tahun ke depan ada kejelasannya,” kata Gatot S Prawiro, Chief Bussines Development Maxpower Indonesia, satu pengembang energi terbarukan di daerah terpencil, memberikan pandangan.

    Dia mengingatkan, apapun regulasi yang pemerintah bikin, pengusaha dan pengembang energi terbarukan memerlukan konsistensi dan kejelasan aturan.

    Serupa dikatakan pendiri Xurya, pengembang surya atap, Eka Himawan. Dia bilang, pemerintah tinggal bikin peraturan dan kalau sudah jadi jangan berubah-ubah terus.

    “Karena kalo berubah-ubah, bingung. Asumsi berbeda-beda. Kalau investasi kan perlu bikin perencanaan ke depan. Perlu konsisten dengan aturan,” katanya.

    Jaya Wahono pendiri dan CEO Clean Power Indonesia juga memberikan pandangan mengenai hal-hal yang perlu mendapatkan perhatian dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia, ke depan.

    Pertama, memberikan insentif kepada daerah yang aktif mendorong pembangunan energi terbarukan secara masif terutama dalam menggantikan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).

    Kedua, PLN perlu mendapat mandat yang jelas dalam membeli listrik dr sumber energi terbarukan terutama bila bisa menurunkan biayapokok penyediaan (BPP) jangka panjang bukan sekadar BPP tahunan.

    Ketiga, PLN wajib menaikkan konsumsi listrik di wilayah-wilayah tertinggal terutama untuk mendorong investasi dan pembukaan lapangan kerja secara masif.

    Keempat, bank nasional dapat mandat untuk menyalurkan pendanaan murah bagi pembangunan energi terbarukan di daerah-daerah tertinggal. Ia bisa dengan skema subsidi bunga dan prinsipal pinjaman yang dibiayai dari Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) yang baru terbentuk.

    Kelima, badan usaha yang mempunyai rencana membeli listrik dari sumber energi terbarukan mendapatkan keringanan pajak dan kemudahan membeli dari pengembang langsung tanpa harus melalui PLN.

    Medio Desember lalu, Institute for Essential Services Reform (IESR) meluncurkan Indonesia Clean Energy Outlook (ICEO), sebuah laporan akhir tahun ketiga, mengulas kemajuan pengembangan energi bersih di tanah air, dan meninjau prospek perkembangan pada 2020.

    Merujuk laporan ini, tambahan kapasitas terpasang energi terbarukan sebesar 385 MW tahun ini, tak berdampak signifikan terhadap kemajuan pembangunan energi terbarukan dalam mengejar pencapaian target kapasitas 45 GW pada 2025 sesuai target rencana umum energi nasional (RUEN).

    Untuk itu, masih sangat perlu komitmen politik pemerintah yang dituangkan dalam kebijakan dan regulasi progresif serta perbaikan iklim investasi hingga mengakselerasi pembangunan energi bersih di Indonesia. Juga bertransisi menuju sistem energi lebih bersih, kompetitif, dan handal.

    Tahun lalu, IESR memperkirakan prospek energi terbarukan stagnan pada 2019 dalam laporan Indonesia Clean Energy Outlook (ICEO) kedua. Dua indikasi yang disampaikan dalam laporan itu, yakni kondisi politik dinamis selama pemilihan umum dan kebijakan serta peraturan tak kondusif. Hal itu setidaknya masih relevan untuk jadi basis penilaian kemajuan pembangunan energi bersih tahun 2020.

    Fabby Tumiwa, Direktur IESR saat peluncuran di Jakarta, mengatakan, laporan ICEO tahun ketiga ini lebih rinci menyoroti dua faktor utama yang masih jadi penghambat percepatan pengembangan energi terbarukan di tanah air.

    Faktor pertama, bankability dari Power Purchase Agreements (PPAs) yang diatur dalam Peraturan Menteri ESDM No. 10 dan No. 50/2017. Aturan ini membuat 27 dari 75 kontrak jual beli listrik (power purchase agreement/PPA) proyek energi terbarukan masih berjuang dalam mencapai financial closed. Bahkan, lima PPA sudah diterminasi pada Oktober 2019.

    Kedua, skema insentif bagi proyek energi terbarukan tak kompetitif dan situasi politik serta masa transisi pemerintahan baru mengakibatkan capaian investasi energi terbarukan rendah tahun ini, sebesar US$1,17 miliar dari target US$1,8 miliar atau baru 65% per September 2019. Kontribusi proyek energi panas bumi, US$0.52 juta, jadi andalan pemerintah dari total capaian investasi itu.

    “Secara umum, total investasi energi terbarukan ini masih sangat kecil untuk mencapai target bauran energi dalam RUEN tahun 2025 yang diperkirakan memerlukan investasi US$70-US$90 miliar.”

    Selain itu, dalam hal investasi energi terbarukan, Indonesia berkompetisi dengan sesama negara ASEAN lain, terutama Vietnam, Malaysia, Filipina dan Thailand.

    Dalam tiga tahun terakhir, negara-negara ini mengalami kenaikan kapasitas pembangkit energi terbarukan yang cukup tinggi ditandai dengan arus investasi mengalir dari luar.

    “Di era energi terbarukan, semua negara punya sumber daya energi terbarukan relatif setara dan dapat dikembangkan,” kata Fabby.

    Investor punya pilihan cukup banyak dan leluasa memilih negara yang memberikan pengembalian investasi menarik dan risiko kecil. Dengan kondisi ini, kualitas kebijakan dan regulasi akan menentukan daya saing Indonesia menarik investasi energi terbarukan, khusus investasi asing.

    Di sektor efisiensi energi, kata Fabby, usaha-usaha mencapai target penurunan intensitas energi final sebesar 1% per tahun, harus lebih fokus kepada tiga sektor kunci yang menyumbang konsumsi energi terbesar: transportasi, industri, dan rumah tangga. Dari 2013-2018, ketiga sektor ini tercatat sebagai sektor yang mendominasi 44%, 33%, dan 15% secara berturut-turut dari konsumsi energi final.

    Akselerasi penggunaan kendaraan listrik, peningkatan konservasi energi di sektor industri, dan perbaikan standar serta pelabelan energi untuk peralatan listrik rumah tangga, jadi beberapa opsi yang teridentifikasi dalam laporan ICEO dalam meningkatkan usaha-usaha di sektor ini.

    2020, tahun penentu

    Meskipun demikian, IESR juga mengidentifikasi tiga hal yang cukup progresif tahun ini. Pertama, ada peningkatan dan minat penggunaan pembangkit listrik surya atap yang makin dilirik oleh kementerian, lembaga, dan badan usaha di tingkat pusat dan daerah, pelaku usaha industri, bangunan komersial dan residensial.

    Kedua, konsumsi biodiesel juga meningkat seiring program B20 yang digalakan sejak awal 2019. Ketiga, sektor transportasi, ada Peraturan Presiden No. 55/2019 tentang kendaraan listrik mengisyaratkan komitmen dan dukungan politik kuat dalam mengembangkan teknologi baru ini di tanah air.

    Selain membahas status dan perkembangan energi bersih pada 2019, laporan ini juga menyimpulkan pada 2020 sebagai momentum penentu dan titik balik mengejar ketertinggalan. Baik dalam mencapai target-target di tanah air, maupun kemajuan energi terbarukan pada tingkat regional.

    “Pemerintah perlu memperhatikan sejumlah hal,” kata Jannata Giwangkara, Manajer Program Tranformasi Energi IESR.

    Pertama, kabinet dan konfigurasi posisi baru di kementerian dan lembaga terkait harus bisa mendapatkan kembali kepercayaan investor di kuartal pertama 2020.

    Caranya, dengan memberikan sinyal politik dan rencana aksi terperinci yang tertuang dalam perbaikan kebijakan dan regulasi dalam mempercepat pembangunan energi terbarukan dan implementasi efisiensi energi.

    Perbaikan itu, katanya, mencakup reintroduksi feed in tariff (FiT), ada instrumen pendanaan khusus untuk proyek energi terbarukan skala kecil misal di bawah 10 MW, penerapan skema lelang terbalik (reverse auction) untuk proyek energi terbarukan skala utilitas. Juga, alokasi risiko adil antara independent power producer (IPP) dan PLN, dan perbaikan-perbaikan kebijakan dalam mendorong implementasi efisiensi energi.

    Perbaikan itu, katanya, seperti penerapan mandatori manajemen energi ke lebih banyak perusahaan di setiap sektor industri, transportasi, dan bangunan, dan penerapan standar kinerja energi minimum (SKEM) untuk peralatan listrik yang lebih banyak dan standar lebih tinggi.

    Kedua, berbagai inisiatif terkait energi bersih oleh aktor non-pemerintah dan pemerintah daerah perlu terus didukung dan difasilitasi. Lebih 200 perusahaan multinasional, 40 beroperasi di Indonesia, adalah anggota RE100 dengan pendapatan gabungan hingga US$4,5 triliun. Mereka kini berkomitmen gunakan 100% energi terbarukan di seluruh fasilitas operasional global pada 2030.

    Peraturan yang mengatur implementasi power wheeling (akses terbuka penggunaan transmisi jaringan oleh swasta), katanya, dapat jadi pilihan untuk menyelesaikan akses listrik terbarukan perusahaan RE100 dan lain-lain.

    Kemudian, kata Jannata, hambatan-hambatan seperti perencanaan, pembiayaan, dan koordinasi dengan PLN dalam implementasi inisiatif-inisiatif di pemerintah daerah harus dapat tertangani. Dengan begitu, bisa merealisasikan berbagai inisiatif jadi proyek nyata.

    Ketiga, perlu lebih dari sekadar peraturan untuk memulai revolusi surya dan kendaraan listrik. “Kedua teknologi ini kami proyeksikan dapat jadi pionir penggerak dalam transisi menuju energi bersih di tanah air.”

    Proses akuisisi lahan cukup menyulitkan, skema pendanaan kurang atraktif, transparansi proses pengadaan kurang dan timeline tak menentu. Juga, pengembangan industri manufaktur surya yang status quo merupakan beberapa hambatan utama yang perlu mendapatkan perhatian dalam merevolusi energi surya.

    Sedangkan, dalam memulai industri dan meningkatkan penetrasi kendaraan listrik dengan cepat perlu insentif fiskal, antara lain, pembebasan pajak kendaraan listrik dan pembangunan infrastruktur pengisian listrik agresif, minimal 30.000 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebelum 2025.

    “Presiden Jokowi harus menyadari, Indonesia sedang diamati dunia dalam memerangi krisis iklim melalui pengembangan energi terbarukan dan transisi menuju sistem energi bersih,” kata Fabby.

    Lima tahun ini, katanya, Indonesia menyia-nyiakan kesempatan jadi jawara energi terbarukan di ASEAN. Saat ini, Indonesia jauh tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga, padahal memiliki ragam sumber daya energi terbarukan.

    “Saat ini, kita Indonesia bukan primadona investor energi bersih, tapi bisa kalau ada transformasi yang revolusioner melalui kebijakan dan regulasi serta insentif yang disediakan pemerintah,” katanya.

    Untuk itu, IESR kembali mendesak Jokowi agar menunjukkan komitmen politik dan memimpin pengembangan energi bersih di Indonesia. Presiden, katanya, perlu memberikan instruksi jelas dan kuat kepada kementerian sektoral dan lembaga terkait dalam mempercepat pengembangan dan mendorong investasi energi terbarukan.

    Halim Sari Wardana, Sekretaris Dirjen EBTKE Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) mengatakan, KESDM bersungguh-sungguh mencapai target pembangunan berkelanjutan ketujuh, yakni soal pemenuhan energi merata dan adil.

    Lima hal jadi sasaran pemerintah dalam mencapai pembangunan berkelanjutan itu, dengan memenuhi kebutuhan listrik lewat program 35.000 Megawatt melalui energi terbarukan, biodiesel untuk menurunkan gas rumah kaca, penggunaan gas untuk keperluan pariwisata. Juga, kebijakan batubara untuk dalam negeri dan edukasi masyarakat dalam mendukung kebijakan pemerintah.

    Meski begitu, Halim membenarkan peran energi fosil dalam pemenuhan kebutuhan energi masih signifikan. “KESDM fokus pada keadilan energi dengan harga yang terjangkau,” katanya.

    Saat ini, anggaran KESDM masih banyak untuk pembangunan infrastruktur jaringan gas kota, converter kit untuk nelayan dan lampu tenaga surya hemat energi. Selain untuk pembangunan sumur bor buat kebutuhan air bersih di daerah yang sulit air serta subsidi belanja sektor produktif.

    Halim bilang, pemerintah juga fokus pengembangan kendaraan listrik terutama untuk Jawa yang kapasitas listrik berlebih.

    Pemerintah, katanya, menyadari pengembangan energi terbarukan sangat menjanjikan di Indonesia. Untuk itu, mengacu kebijakan energi nasional (KEN), pemerintah bikin mandatori biodiesel dan bioethanol, perencanaan pembangunan 12 PLTSa di 12 daerah terpilih dan dukungan untuk PLTS.

    “Reformasi di KESDM juga memberikan kemudahan lewat perizinan online yang terintegrasi dengan data sumber daya alam.”

    Halim menegaskan, pemerintah menyadari meningkatan bauran energi terbaru akan meningkatkan stabilitas ekonomi karena sumber energi tak bergantung neraca perdagangan internasional.

    Saat ini, katanya, pemerintah merevisi sejumlah aturan yang dinilai menghambat investasi energi terbarukan.

    Menghadapi proyek energi terbarukan yang tak bankable, kata Halim, pemerintah fokus menyajikan data potensi lebih akurat dan valid.

    “Jadi, peluang investasi ada dukungan data.”

    Tak hanya potensi, pemerintah juga akan memfasilitasi pasar ataupermintaan, misal, dengan pembangunan eko wisata yang gunakan energi terbarukan.

    Soal aturan

    Harris, Direktur Aneka Energi Terbarukan KESDM, menambahkan, salah satu regulasi sedang revisi pemerintah yakni Permen 50/2017 tentang pemanfaat sumber energi terbarukan.

    Meski tercatat ada 75 kontrak di bawah permen ini, kata Harris, tak semua murni hasil regulasi ini. Beberapa kontrak itu, katanya, hasil penunjukan langsung.

    Setelah berjalan dua tahun, kata Harris, pemerintah menyadari ada aspek menghambat investasi dalam permen ini. Penggunaan biaya pokok pembangkitan (BPP) bermasalah untuk sejumlah daerah dengan BPP rendah.

    “Untuk BPP tinggi tidak masalah,” katanya.

    Untuk Jawa, misal, dengan acuan 7 sen dolar Amerika Serikat per kWh tak memungkinkan pengembangan panas bumi karena biaya pokok pembangkitan lebih mahal.

    “Untuk PLTS dengan reverse auction (skema lelang terbalik berdasarkan harga terendah) bisa, tapi nggak banyak.”

    Sisi lain, pemerintah juga tahu, negara tetangga makin kompetitif untuk investasi energi terbarukan. Dia sebutkan, Kamboja, bisa menetapkan harga 3,6 sen dolar AS untuk PLTS.

    Kabar baiknya, lelang PLTS di Bali Barat dan Bali Timur, saat ini ada yang menawarkan harga 5,8 sen dolar AS per kWh. Selain itu, PLTS apung di Cirata juga akan memasuki jual beli listrik atau power purchase agreement (PPA) bulan depan.

    Kalau PLTS Cirata dengan kapasitas 145 megawatt beroperasi target 46 megawatt pada 2019 dapat tercapai bahkan tiga kali lipat.

    Selain BPP, kata Harris, kontrak energi terbarukan membuat investasi energi terbarukan hingga tahun ini tak bankable.

    Saat ini, KESDM sedang menyiapkan peraturan presiden yang mengatur pengembangan energi terbarukan. Dalam rancangan aturan yang digodok KESDM, pemerintah hendak kembali menerapkan skema feed in tarrif (FiT), yang pernah berlaku pada 2015-2016. FiT akan berlaku untuk pembangkit energi terbarukan dengan kapasitas hingga 10 megawatt. Khusus PLTA skema FIT juga dipakai untuk kapasitas hingga 20 megawatt.

    Untuk pembangkit lebih dari kapasitas itu berlaku negosiasi antara pengembang dengan PLN. Untuk pembangkit lebih 20 mw negosiasi antara PLN pusat dengan pengembang, dan pembangkit kurang 10 megawatt negosiasi dengan PLN wilayah.

    Selain itu, kata Harris, berbagai kendala teknis pembangunan pembangkit energi terbarukan juga akan terakomodir dalam regulasi baru ini, antara lain, PLTA garapan Kementerian PUPR yang mandek karena tak bisa menjual listrik ke PLN dan penyediaan lahan untuk PLTS yang kerap jadi kendala.

    Dia berharap, dengan perpres ini, kendala lintas kementerian dan lembaga bisa teratasi. Hal ini luput terakomodir dalam permen.

    Pemerintah optimis dengan perpres ini akan menyelesaikan kendala listrik dari energi terbarukan yang mahal. Pengalaman dari PLTB Sidrap 75 megawatt, kalau mula-mula harga jual listrik mencapai 11 sen dolar AS, karena tak ada biaya infrastruktur, tahap kedua PLTB ini bisa kurang 7 sen dolar AS. “Proses (perpres) masih berjalan. Kami sudah komunikasikan draf-nya dengan menteri,” kata Harris.

    #sekolahilmiah #tuangkanidemumenjadikarya #artikelenergi #energiterbarukan #catatanakhirtahun #perprespemerintah #indonesia #isuterkini

    Sumber:

    ]]>
    https://sekolahilmiah.com/catatan-akhir-tahun-energi-terbarukan-masih-terseok/feed/ 0
    Yuk ! Pahami Apa itu Revolusi Industri 4.0 https://sekolahilmiah.com/yuk-pahami-apa-itu-revolusi-industri-4-0/ https://sekolahilmiah.com/yuk-pahami-apa-itu-revolusi-industri-4-0/#respond Sat, 22 Feb 2020 15:36:55 +0000 https://sekolahilmiah.com/?p=540 Apa itu Revolusi Industri 4.0 ?

    Revolusi Industri merupakan periode antara tahun 1750-1850 di mana terjadinya perubahan secara besar-besaran di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, dan teknologi serta memiliki dampak yang mendalam terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan budaya di dunia.

    Sejarah Revolusi Industri

    • Revolusi Industri 1.0

    Revolusi Industri yang pertama terjadi pada abad ke-18 ditandai dengan penemuan mesin uap yang digunakan untuk proses produksi barang. Saat itu, di Inggris, mesin uap digunakan sebagai alat tenun mekanis pertama yang dapat meningkatkan produktivitas industri tekstil. Peralatan kerja yang awalnya bergantung pada tenaga manusia dan hewan akhirnya digantikan dengan mesin tersebut. Selain itu, mesin uap digunakan pada bidang transportasi.

    • Revolusi 2.0

    Revolusi industri 2.0 terjadi di awal abad ke-20. Revolusi industri ini ditandai dengan penemuan tenaga listrik. Tenaga otot yang saat itu sudah tergantikan oleh mesin uap, perlahan mulai tergantikan lagi oleh tenaga listrik.

    Di akhir 1800-an, mobil mulai diproduksi secara massal. Produksi massal ini tidak lantas membuat proses produksinya memakan waktu yang cepat karena setiap mobil harus dirakit dari awal hingga akhir di titik yang sama oleh seorang perakit mobil. Artinya, untuk merakit banyak mobil, proses perakitan harus dilakukan oleh banyak orang yang merakit mobil dalam waktu yang bersamaan.

    Revolusi terjadi dengan terciptanya “lini produksi” atau assembly line yang menggunakan “ban berjalan” atau conveyor belt pada 1913. Hal ini mengakibatkan proses produksi berubah total karena untuk menyelesaikan satu mobil, tidak diperlukan satu orang untuk merakit dari awal hingga akhir. Para perakit mobil dilatih untuk menjadi spesialis yang mengurus satu bagian saja.

    Selain itu, para perakit mobil telah melakukan pekerjaannya dengan bantuan alat-alat yang menggunakan tenaga listrik yang jauh lebih mudah dan murah daripada tenaga uap.

    • Revolusi 3.0

    Revolusi ketiga ini dipicu oleh mesin yang dapat bergerak dan berpikir secara otomatis, yaitu komputer dan robot.

    Kemajuan teknologi komputer berkembang luar biasa pesat setelah perang dunia kedua selesai. Penemuan semikonduktor, transistor, dan kemudian integrated chip (IC) membuat ukuran komputer semakin kecil, listrik yang dibutuhkan semakin sedikit, serta kemampuan berhitungnya semakin canggih.

    Mengecilnya ukuran membuat komputer bisa dipasang di mesin-mesin yang mengoperasikan lini produksi. Komputer pun mulai menggantikan banyak manusia sebagai operator dan pengendali lini produksi.

    • Revolusi 4.0

    Industri 4.0 adalah tren di dunia industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi siber. Istilah industri 4.0 berasal dari sebuah proyek dalam strategi teknologi canggih Pemerintah Jerman yang mengutamakan komputerisasi pabrik. Pada industri 4.0, teknologi manufaktur sudah masuk pada tren otomatisasi dan pertukaran data. Hal tersebut mencakup sistem siber-fisik, internet of things (IoT), cloud computing, dan cognitive computing.

    Pilar Utama Perkembangan Industri 4.0

    Internet of Thing

    Internet of thing adalah sebuah konsep dimana suatu objek yang memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia. Salah satu contoh produknya adalah jarvis yang bisa mematikan lampu saat sudah pagi hari.

    Big Data

    Big Data adalah istilah yang menggambarkan volume data yang besar, baik data yang terstruktur maupun data yang tidak terstruktur. Big data telah digunakan dalam banyak bisnis dan dapat membantu menentukan arah bisnis.

    Argumented Reality

    Argumented Reality (AR), adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata.

    Cyber Security

    Cyber Security adalah upaya untuk melindungi informasi dari adanya cyber attack. Cyberattack dalam operasi informasi adalah semua jenis tindakan yang sengaja dilakukan untuk mengganggu kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), dan ketersedian (availability) informasi.

    Artificial Intelligence

    Merupakan sebuah teknologi komputer atau mesin yang memiliki kecerdasan layaknya manusia. Dan bisa diatur sesuai keinginan manusia. Fungsi utama dari AI adalah kemampuannya untuk mempelajari data yang diterima secara berkesinambungan. Semakin banyak data yang diterima dan dianalisis, semakin baik pula AI dalam membuat prediksi.

    Additive Manufacturing

    Additive manufacturing merupakan terobosan baru di industri manufaktur yang sering dikenal menggunakan printer 3D. Dalam era digital saat ini, gambar desain digital yang telah dibuat dapat diwujudkan menjadi benda nyata dengan ukuran dan bentuk yang sama dengan desain sebenarnya atau dengan skala tertentu.

    Simulation

    Model mewakili sistem itu sendiri, sedangkan simulasi mewakili operasinya dari waktu ke waktu. Simulasi digunakan dalam banyak konteks, seperti simulasi teknologi untuk optimalisasi kinerja, teknik keselamatan, pengujian, pelatihan, pendidikan, dan video game.

    System Integration

    Sistem integrasi atau integrated system merupakan rangkaian yang menghubungkan beberapa sistem bagi secara fisik maupun fungsional. Sistem ini akan menggabungkan komponen sub sistem dalam satu sistem yang menjamin setiap fungsi dapat berfungsi sebagai kesatuan dari sebuah sistem.

    Cloud Computing

    Komputasi awan (cloud computing) adalah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat pengelolaan data dan aplikasi, di mana pengguna komputer diberikan hak akses (login) mengakses server virtual untuk bisa konfigurasi server melalui internet. Seperti jagoan Hosting yang menyediakan server virtual agar bisa digunakan untuk membuat website online untuk diakses user di internet.

    Tantangan Mahasiswa terhadap Revolusi Industri 4.0

    Dikarenakan semakin maju nya teknologi dan semakin pesat nya perkembangan zaman, sedikit demi sedikit peran manusia dalam perkembangan zaman seperti perkembangan ekonomi dan industri lain nya akan tergantikan dengan robot.

    Adanya pergeseran tenaga kerja manusia kearah digitalisasi merupakan bentuk tantangan yang harus dihadapi oleh mahasiswa. Peran manusia setahap demi setahap diambil alih oleh mesin otomatis.  Sebagai generasi penerus mahasiswa harus dapat menjadi personal yang siap untuk bersaing tidak hanya di Negara sendiri, namun juga di ranah global. Karena di era ini terlebih dengan adanya MEA dimana pasar-pasar dari berbagai Negara ikut bersaing. Kita tidak bisa menjadi pribadi yang biasa-biasa aja.

    Oleh karenanya perlunya dorongan peningkatan peningkatan SDM agar mampu berdaya saing global. Bahwa mengenai revolusi industry 4.0 salah satu kelemahan atau tantangan terbesarnya adalah banyak tenaga kerja yang tidak berkompatibel.

    Mahasiswa dalam kiprahnya menjadi instrumen penting dalam mengamalkan Tri Dharma Perguruan tinggi, yaitu sebagai pendidik dan pengajar, Penelitian dan pengembangan serta pengabdian masyarakat. Mahasiswa harus kembali ke jati dirinya yang mampu menjadi Agent of Change, Agen Of Analisys dan Agen Of Control supaya makasimal dalam mencapai cita-sita bangsa yaitu untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa serta memerdekakan rakyat Indonesia dari segala hal dalam kehidupan.

    Untuk menjadi mahasiswa yang siap dan matang untuk menghadapi revolusi industri keempat ini, mahasiswa tidak boleh hanya menyerap ilmu dari dosen secara mentah di perkuliahan saja namun mahasiswa juga perlu memiliki keterampilan lebih diluar kegiatan akademik seperti keterampilan berkomunikasi, public speaking, berorganisasi, dan lainnya.

    sumber : https://www.jagoanhosting.com/blog/era-revolusi-industri-4-0/ https://www.wartaekonomi.co.id/read226785/mengenal-revolusi-industri-dari-10-hingga-40 https://geotimes.co.id/opini/cara-mahasiswa-menghadapi-revolusi-industri-4-0/

    ]]>
    https://sekolahilmiah.com/yuk-pahami-apa-itu-revolusi-industri-4-0/feed/ 0
    Healing Of Heart Problems https://sekolahilmiah.com/healing-of-heart-problems-10/ https://sekolahilmiah.com/healing-of-heart-problems-10/#respond Wed, 12 Feb 2020 11:28:55 +0000 https://sekolahilmiah.com/?p=531 Healing Of Heart Problems

    Here are five proven strategies that may enable you to improve your English without also trying, if you’re understanding to talk British as another language. The Study team will manage to help you out should you must neglect a lecturing along with with an project you don’t comprehend. Now the students need to learn more about the issue it’s much simpler for the instructor to begin the training. Learning is having the capability to remember and use the advice if you want to utilize it. Companies expect the pupils will feel of graphic ideas and will also be capable enough to handle numerous scenarios of the organization. A MBA degree may be of your aid! Every one of these specialists have the opportunity to provide a good assessment as their inputs are held private. The advice given by the customer can empower the tech reveal the issue. Although the abilities you put in will fluctuate tallying with the job you’re trying to get, and must be important to the recent requirements for a specific occupation, below are a few essential types that may give you a hand. п»ї

    Apple is it possible to find the missing apple words in this online game? ideas are incorporated.

    This can be better than simply utilizing mechanisms, but makes a fresh chain of difficulties because studying is really not the same as learning. Pursuing are several top-notch bigotry article issues that will definitely give you the ability to show up as well as a good written piece. Essay writing is an uncommon artwork. The very first step to writing an essay is actually to select a subject. The examples provided here may allow you to develop an excellent autobiographical essay. In an identical approach, a prose or poetry where the writer laments on the state of the society in a specific period as an outcome of poor social along with moralistic behavior, is mentioned to develop into a jeremaid. The secret to creating an outstanding autobiographical essay would be to let your https://www.militiaacademy.com/essay-tips-how-to-write-your-paper-readily-2/ ideas flow in place of arranged them in a fixed structure. Even though writing an autobiography is a striving occupation ( presenting each of the details briefly ), it may become a rewarding experience sometime.

    It’s true that practice makes perfect, but ” perfect training ” is what produces the bread to home.

    It truly is likewise known as a new rhyme. There are several distinct themes that you can utilize on paper process documents. A few of the essays you might detect on the web by performing studentessaywriter small research. It’s possible for You to incorporate the responses to each of these queries inside your composition on associations. This listing deals with a number of the simple to write essay issues. This matter is certainly among the leading creative writing thoughts as this can really help several folks understand the different theories associated with relationships. It’s really a topic that is certain to get a lot of beliefs. Don’t immediately begin with the subject. You might actually must provide a mental check, so be ready for this.

    Mba and firm might help you recognize the vibrant market atmosphere..

    Specialists will consider a variety of readings using the resources they need to guarantee the most suitable identification of the dilemma. Generally extensive response is considered an exceptionally good one, but maybe not in IELTS. This might produce the difference on a central question on the test. Mention exact instructions, and never get back and forth, since you will just find yourself confusing the readers. It’s crucial that you join the ideal team and assess if it’s a successful use of your own period. An excellent area to start when figuring out how to include college may be to take a look at both alternatives. Play the detective continuously.

    ]]>
    https://sekolahilmiah.com/healing-of-heart-problems-10/feed/ 0
    Where to Find Your Passion-stuffed Existence’s Work When the Love that is Only you’ve is Sleeping! https://sekolahilmiah.com/where-to-find-your-passion-stuffed-existence-s/ https://sekolahilmiah.com/where-to-find-your-passion-stuffed-existence-s/#respond Tue, 11 Feb 2020 17:48:30 +0000 https://sekolahilmiah.com/?p=529 Where to Find Your Passion-stuffed Existence’s Work When the Love that is Only you’ve is Sleeping!

    The article reveals some knowledge of the job. Purchase school documents help on our website since it is really one of several finest resources to purchase essay papers. Clients who order school acceptance essays never should concern their privateness was compromised. The essay demands a position on the matter and can offer a significant framework for discussion. It requires a place on the issue but doesn’t offer a framework for discussion. It requires a position on the problem and may provide a wide framework for discussion. If you can not generate the finest documents on your own, we’re here to aid you! Utilising all our tricks, it isn’t going to be tough for you to begin writing the best essays all by yourself! Finest essay writing tasks need great attention and a great deal of efforts put! The essay demands a placement on the problem and might supply some framework for discussion.

    Don’t work a fir tree that is natural .

    Entry documents are an exceptionally significant part the admissions process. You must consider buying custom composition once you actually have no way to finish it under an incredibly hard-and-fast deadline. If you’re looking for faculty documents to get, there is merely just one spot to move Essaysservice.com. When you essay writer are doing this we’ll locate school essays associate that fits your needs the best. Whether you’re at school or faculty, we’re constantly there to assist you. Once a student makes the choice http://bus.sskru.ac.th/?p=328 to seek out college essays to purchase from us, we be certain that is equally customized, as stated by the order, and initial. No pupil should search for faculty essays to get from any service apart from Essaysservice.com. The student must know of all the advantages and disadvantages of the subject.

    The target should not come quickly.

    For example, a student who’s at home for the vacations may become so found up on vacation celebrations he or she will probably forget about an approaching document’s deadline till it’s too overdue. Article creating is frequently a significant component trying to get scholarships. Our expert writers have years of expertise and are thrilled about making your life more straightforward. After having your buy, an expert essay writer will begin doing his employment. The key is an essay ought to be interesting, Clark states plus it must be interesting from the 1st word. It’s possible that you obtain an article created for you personally as you settle back and relax. Auto Biography documents aren’t centered on any renowned characters. You may rest assured your article will be completed privately, and your individual data will probably be firmly safeguarded. п»ї

    Always start with your new education that is most and highest and relocate reverse order from there.

    Much like in a created essay, you’ll have to pick what you wish to clarify or argue. Real, low-cost documents are simply able to be be delivered through a reputable. It truly is something which makes us the greatest specialist article composing staff. The composition demonstrates a feeble knowledge of the project. It reveals a great command of language. All last documents must feature all prewriting activities, breezes and peer assessments so as to get entire credit. The composition indicates an awareness of the enterprise.

    By their own admission, o’brien is actually a “standup essayist,” thus we always have the catch.

    When you purchase college documents online there are a couple of things you must learn about before you pick a provider. The dreaded faculty essay is the most bothersome in regards to actually pondering up a topic to write about. Thus, because instance, you want some excellent college essay associate.

    ]]>
    https://sekolahilmiah.com/where-to-find-your-passion-stuffed-existence-s/feed/ 0
    Why Are Business Writing Critical https://sekolahilmiah.com/why-are-business-writing-critical-3/ https://sekolahilmiah.com/why-are-business-writing-critical-3/#respond Tue, 11 Feb 2020 13:08:21 +0000 https://sekolahilmiah.com/?p=527 Why Are Business Writing Critical

    Slim your topic by discovering a particular question your document may answer. Compose how you’re going to utilize this educational post in your Research papers. It’s the kind of paper you’d write before composing a remedy papers. For some thing to become a exceptional persuasive essay topic, it should be an controversial issue. Interview documents permit you to use individuals as your own resources instead of novels. This may frequently get you to the https://www.designerchamp.com/products/2019/07/22/find-on-the-web-essay-writer-reviews-to-day-2/ website of the journal where it’s possible to search to your own subject. Collect sources to your own subject in the web and library which you think will allow you to answer the query. Normally, you wish to make sure you constantly utilize writer’s name and in addition the article title when you begin the summation, and that you just take advantage of the writer’s previous name previously word of the outline to help it become clear you’re nevertheless discussing the author’s notions. Just in case you are graduating from higher school or possibly a parent of the graduate, perhaps you are taking a look at universities and questioning in case the higher expense of educational costs is entirely worth it. п»ї

    During a college chess system, his skill in chess was discovered in five’s age.

    Some power examining schemes for college students are listed near to the bottom. Furthermore It Truly Is generally utilized as an extremely first duty for college composition courses. Normally, pupils within the critical school Language course understand one another, some for several years. If you must make a brilliant application essay determined by the problems that you encountered in highschool, read on. Crossing many of instructors which aren’t doing a superb job may possibly really care seeing their students. This issue perhaps not merely affects university students, however. Each section will get a subject sentence that is among the reasons to think the dissertation.

    Msword automatically matters the whole page while rising the language on a page.

    For a standard 5 paragraph composition, you’ll need a minimum of three rationales, or parts for your own response. In your article’s very first body section, you are going to tackle just one component of the quick. Use this entire composition structure to produce a detailed outline for your own essays. You might even have to talk about the challenge of adjusting to another environment or place, particularly for foreign pupils or individuals who relocated to a brand new region for the duration of their senior school lifestyle. In real life, jobs pay you. This can be your life style, your college experience. If writing chronologically, maybe speak about the potential. The essays will cover every potential matter below the sun.

    Examine several problems of a publication that’s a possible marketplace.

    The dreaded college composition is the most annoying in regards to really coming up and also a topic to write about. In academia, composition subjects are regularly designated. Each of the descriptive essay issues got their own distinguishing essay topics. There are numerous excellent subjects for this particular form of composition. For the moment, nevertheless, novices are going to understand the fundamental article format. So as to have among the best documents one should pick the aid of the coach at each period of both the custom or descriptive essays. Prior to starting out, there are a couple issues you must be familiar with about writing an article. For essays that need investigation, be certain to are utilizing good high quality sources of advice. S O learning the way to publish brilliant composition responses is a substantial variable in a great level once you’re enrolled in a course.

    Prodigalidad /demand advertising step 8: flip the tabs inward and set glue on the outside.

    The principal essay writer service aims of instruction must be enabling beginners to obtain information and ethical values. Students generally require assistance in studying.

    ]]>
    https://sekolahilmiah.com/why-are-business-writing-critical-3/feed/ 0
    How to Handle Disappointment After a https://sekolahilmiah.com/how-to-handle-disappointment-after-a/ https://sekolahilmiah.com/how-to-handle-disappointment-after-a/#respond Tue, 11 Feb 2020 09:01:57 +0000 https://sekolahilmiah.com/?p=533 How to Handle Disappointment After a

    There are numerous info or research sources which can be utilized to gain info for composing master’s article. Unfortunately writing valid books papers isn’t a simple job. The title page of your own APA style article writing must be fully formatted, additionally it should feature the name of your own article, your specifics along with the related school. The APA format is a truly notable instance of a type used to get study documents. Apa citation is a short manual available. This created structure will investigate the advantages and disadvantages of the research team. Documents should be written in an approach that’s custom according to the theme as well as the issue. The writer should be knowledgeable about each one of these styles to be able to have the capability to follow the guidelines that move with some any of those styles. Writers should be capable of format academic documents https://www.awdigital.com.br/composing-kits-how-you-can-keep-your-own-essay/ utilizing the a few tendencies of formatting.

    Eliminate or increase soil within the supports asneeded.

    This necessitates the writer learn an extensive extent of methods including APA, MLA, and so forth, and familiarize themselves with the specifications which are linked to every sort of formatting. A outstanding APA style paper must have essay writer these guidelines. The expert authors are also able enough to write an extensive set of custom papers. These designs genuinely have to be employed according to the instructions given. There are many types where a publication might be offered. Also supposing it’s the case the essay was constructed properly, you may still not be capable of capture the reader’s attention if there’s no proper planning for an essay. For this reason they want to realize how expert their writers are since it’s only expert authors who are able to write good essays. The writers should have the crucial encounter as a way to have the capacity to write professional documents.

    Freelancing your services is an excellent approach to make some more money.

    He ought to get an excellent composition composing skills and capabilities. Your APA article writing can occasionally be a significant problem and could cost you your scores. Authors who are good in English can write an outstanding informative essay that’s of the maximal quality potential. This signifies the composition should concentrate on relevant elements of a specific issue. So, students must be quite careful when searching for documents on the web. Several sorts of documents such study documents and essays need a thesis statement that has to be apparent. Pupils composing valid books documents should be updated with the content which will be utilised in the conclusion of the educational papers. There are numerous pupils who require assist regarding composing thesis statement or documents.

    Individual beliefs of different individuals is self-esteem of the additional person.

    The pupil also has to be able enough to assess the papers and create content that’s certainly credible and worth a greater rating. Term paper stipulates a with any type. As with additional students within the college, pros’ pupils have to publish APA style documents. In addition, the Chicago type is critical to be able to purchase research documents. I really believe this question is a thing specialized for somebody in the composing environment to answer. Because the objective of the composition would be to assert a particular thing, it ought to be argumentative. At the launch, it provides a backdrop of the topic and specifies key phrases.

    To get this done, you have to carry anything new to the table.

    An essay proceeding is a brief word or term that reflects the primary idea of the essay and each section. Discovering how to compose a superb essay heading is vital. This creating isn’t easy for most students. Study paper writing is difficult to a good deal of learners. Academic papers writing is an arduous job to the majority of pupils. п»ї

    ]]>
    https://sekolahilmiah.com/how-to-handle-disappointment-after-a/feed/ 0
    SDGs Annual Conference 2019: Laut Berkelanjutan Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Dan Mengurangi Kesenjangan https://sekolahilmiah.com/sdgs-annual-conference-2019-laut-berkelanjutan-untuk-meningkatkan-kesejahteraan-dan-mengurangi-kesenjangan/ https://sekolahilmiah.com/sdgs-annual-conference-2019-laut-berkelanjutan-untuk-meningkatkan-kesejahteraan-dan-mengurangi-kesenjangan/#respond Mon, 10 Feb 2020 08:00:42 +0000 https://sekolahilmiah.com/?p=505 JAKARTA – Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs) telah mencapai tahun keempat. Telah banyak indikator SDGs yang dicapai Indonesia, namun tantangan yang dihadapi juga tidak mudah karena tujuan SDGs sangat komprehensif. Dalam rangka merefleksikan pengalaman dan merumuskan agenda bersama ke depan, Kementerian PPN/Bappenas, didukung para pemangku kepentingan pembangunan berkelanjutan, menyelenggarakan SDGs Annual Conference 2019. Konferensi tahun ini fokus pada isu ekosistem lautan dengan tema “Sustainable Ocean for Improving Prosperity and Reducing Inequality” atau “Laut Berkelanjutan untuk Meningkatkan Kesejahteraan dan Mengurangi Kesenjangan”. SDGs Annual Conference 2019 diselenggarakan pada 8-9 Oktober 2019 dan dibuka Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang sekaligus menyampaikan berbagai arahan untuk memastikan pencapaian SDGs di Indonesia bagi seluruh pilar partisipasi, yaitu pemerintah, parlemen, filantropi, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, media massa, serta akademisi dan pakar, untuk tetap menjaga prinsip inklusif dan No One Left Behind dari pelaksanaan SDGs di Indonesia.

     “SDGs Annual Conference 2019 merupakan pelaksanaan yang kedua kalinya, setelah kita melaksanakannya pertama kali pada 2018 lalu. Konferensi ini bertujuan untuk memberikan masukan kepada para perumus kebijakan dalam melaksanakan program pembangunan dengan lebih baik untuk mencapai target SDGs di 2030. Selain itu, akan membahas isu-isu tentang pelestarian dan pemanfaatan berkelanjutan ekosistem lautan dan lessons learned pelaksanaan SDGs di tingkat regional Asia Pasifik, mendorong pelaksanaan SDGs sebagai gerakan tingkat lokal, mempercepat pencapaian SDGs berdasarkan hasil riset dan inovasi, meningkatkan keterlibatan sektor bisnis, filantropi, organisasi non-pemerintah, dan generasi muda termasuk para santri dalam pelaksanaan SDGs di Indonesia, serta inovasi pembiayaan untuk SDGs,” jelas Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro sekaligus Koordinator Tim Nasional Pelaksanaan Pencapaian SDGs.

    Pemerintah Indonesia telah berupaya keras mewujudkan komitmen pelaksanaan pencapaian SDGs sebagai bagian dari upaya mencapai tujuan pembangunan nasional, yang sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan global. Pelaksanaan pencapaian SDGs sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 dilakukan dengan memegang teguh prinsip No One Left Behind dan inclusiveness dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, melalui empat platform partisipasi. Kementerian PPN/Bappenas juga telah membangun koordinasi pelaksanaan SDGs dan berkontribusi aktif baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional, dengan melibatkan unsur pemerintah dan non-pemerintah. Selain itu, juga memastikan pengarusutamaan SDGs ke dokumen perencanaan, seperti RKP 2018, RKP 2019, dan RPJMN 2020-2024 serta menyusun Rencana Aksi Nasional TPB/SDGs yang telah diluncurkan tahun lalu. Kementerian PPN/Bappenas juga melakukan pemantapan pembiayaan SDGs dengan menjadi SDGs financing hub dan menjalin kerjasama strategis dengan berbagai institusi untuk memobilisasi dan memfasilitasi penyaluran sumber-sumber pembiayaan inovatif kepada kegiatan SDGs.

    “Memasuki tahun keempat pelaksanaan SDGs di Indonesia, kami menyadari masih banyak tugas serta rencana kerja yang harus dilakukan secara kolaboratif seluruh pemangku kepentingan hingga 2030. Pengarusutamaan SDGs ke dalam dokumen perencanaan di tingkat pusat dan daerah harus terus dilakukan secara masif dan sistemik. SDGs tidak akan dapat tercapai hanya oleh upaya pemerintah saja, namun perlu keterlibatan seluruh pihak dan didukung oleh gerakan masyarakat menuju SDGs. Selain itu, inovasi pembiayaan dan mobilisasi sumber pembiayaan baru non-pemerintah akan menjadi salah satu faktor penting untuk kesuksesan pencapaian SDGs di Indonesia,” jelas Menteri Bambang dalam laporannya.

    Hingga kini, 24 provinsi telah menetapkan Rencana Aksi Daerah dengan Peraturan Gubernur, serta telah terbentuk 11 SDGs Center di universitas, yaitu: Universitas Padjajaran, Universitas Jember, Universitas Bengkulu, Universitas Mataram, IPB, ITB, Universitas Hasanuddin, Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia, Universitas Indonesia, Universitas Riau, dan Universitas Andalas. Indonesia pun secara aktif terlibat dalam forum kerja sama internasional terkait SDGs, serta memperoleh pengakuan dan apresiasi terhadap proses pelaksanaan SDGs di Indonesia pada High Level Political Forum yang dilaksanakan ECOSOC, yang dituangkan dalam laporan Indonesia’s Voluntary National Review 2019.

    Sekretaris-Eksekutif UN ESCAP Armida Alisjahbana menyampaikan perkembangan kemajuan pelaksanaan SDGs terutama Tujuan 14: Ekosistem Lautan di tingkat regional. Para pakar juga membagikan pengalaman dan pengetahuan. Pakar dunia ekonomi kelautan Andre Rodriguez de Aquino menyampaikan perspektifnya tentang pengembangan laut dalam kacamata global. Akademisi Luky Adrianto menyampaikan dalam konteks Indonesia. Dari sektor bisnis, CEO Unilever menyampaikan pengalaman pelaksanaan SDGs dalam integrasi bisnis modelnya. Berbagai inisiatif nasional dan lokal oleh masyarakat tentang pengembangan ekosistem lautan juga disampaikan dalam konferensi ini, baik melalui plenary maupun breakout sessions.

    Peran santri dalam pelestarian pesisir dan lautan menjadi topik yang turut dikemukakan di SDGs Annual Conference 2019. Santri juga memiliki komitmen kuat dalam membangun kemaritiman serta mendorong penguatan pesantren di seluruh Indonesia. Acara diawali arahan Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro yang menekankan pentingnya pelaksanaan prinsip inklusif dalam pencapaian SDGs dan peran para santri terutama yang berada di wilayah pesisir untuk menjadi bagian pencapaian Tujuan 14. Kyai Said Aqil Siradj sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama menyampaikan peran pondok pesantren sebagai Lembaga Dakwah dan Pendidikan Islam melalui ustadz dan ustadzah dapat menjadi bagian upaya kampanye untuk melakukan pelestarian laut, terumbu karang, hutan bakau dan penggunaan alat penangkap ikan yang tidak merusak. Selanjutnya dilakukan diskusi panel tentang peran santri dibawakan Deputi Bidang Kemaritiman dan SDA Kementerian PPN/ BAPPENAS Arifin Rudiyanto, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin, dan Ketua Umum Robithoh Ma’ahid Islamiyah PBNU KH Abdul Ghofar Rozin. Panelis juga membahas perlunya pemahaman pendidikan wawasan maritim, terutama pesantren yang memiliki letak geografis di pesisir pantai, agar dapat mengajak masyarakat sekitar untuk menjaga keseimbangan pesisir pantai dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

    Pembiayaan terintegrasi untuk pencapaian SDGs juga menjadi salah satu topik pembahasan. Menteri Bambang memaparkan tentang kebutuhan pembiayaan untuk SDGs, sementara Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Panjaitan memaparkan pendanaan campuran (blended finance)untuk SDGs. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo memberikan paparan tentang inovasi pembiayaan SDGs untuk pembangunan desa. Berbagai inisiatif dan inovasi pembiayaan dibahas Presiden United in Diversity Marie Pangestu yang sebelumnya menjabat Menteri Perdagangan, lalu Kepala Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso menyampaikan peta jalan keuangan berkelanjutan dan pendiri Tani Hub yang memperlihatkan sisi pengalaman empiris kebutuhan pembiayaan bagi rakyat kecil. Keterlibatan pemangku kepentingan selain pemerintah memang sangat perlu dibangun secara terintegrasi, agar pembiayaan dapat secara efektif dan efisien mengakselerasi pencapaian SDGs.

    Dalam acara tahunan paling prestisius tentang SDGs yang dihadiri paling tidak 1.500 peserta, diluncurkan pula Roadmap SDGs Menuju 2030. Peta jalan ini menjadi salah satu dokumen SDGs paling penting, memproyeksikan pencapaian SDGs pada 60 indikator terpilih dari 17 Tujuan. Roadmap SDGs menjadi salah satu rujukan berbagai dokumen perencanaan pembangunan nasional dan daerah hingga 2030. Harapan dari konferensi ini adalah agar semua pihak berkomitmen, bersinergi, bergotong royong, bekerja keras dan maju bersama dalam pembangunan ekosistem lautan dalam konteks pelaksanaan SDGs dalam rangka menghantarkan bangsa sejahtera, maju, berkelanjutan dan bermartabat di dunia. “Hasil konferensi tahunan ini diharapkan bisa memberikan masukan bagi percepatan pelaksanaan pencapaian target SDGs dalam agenda pembangunan nasional dan daerah, serta meningkatkan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan pencapaian SDGs di Indonesia. Kami akan menyelenggarakan konferensi ini setiap tahunnya sebagai ajang bagi seluruh platform partisipasi serta masyarakat agar bersama-sama saling berbagi pengetahuan, pembelajaran, dan menghasilkan solusi bersama untuk pembangunan berkelanjutan di negeri kita tercinta sehingga tidak ada satu pun yang tertinggal,” pungkas Menteri Bambang.

    #sekolahilmiah #tuangkanidemumenjadikarya #artikelsdgs #pembangunanberkelanjutan #lautberkelanjutan #kesejahteraandankesenjangan #indonesia #isuterkini

    Sumber:

    ]]>
    https://sekolahilmiah.com/sdgs-annual-conference-2019-laut-berkelanjutan-untuk-meningkatkan-kesejahteraan-dan-mengurangi-kesenjangan/feed/ 0
    Apa Solusi untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Indonesia di Masa Mendatang ? https://sekolahilmiah.com/apa-solusi-untuk-meningkatkan-ketahanan-pangan-indonesia-di-masa-mendatang/ https://sekolahilmiah.com/apa-solusi-untuk-meningkatkan-ketahanan-pangan-indonesia-di-masa-mendatang/#respond Sun, 09 Feb 2020 15:32:38 +0000 https://sekolahilmiah.com/?p=518 “Jika pembangunan pangan kami dapat dikatakan mencapai keberhasilan, maka hal itu merupakan kerja raksasa dari suatu bangsa secara keseluruhan,” kata Soeharto seperti dikutip dari buku Beribu Alasan Rakyat Mencintai Pak Harto (2006) karya Dewi Ambar Sari dan Lazuardi Adi Sage (hlm. 92).

    Apa itu Ketahanan Pangan ?

    Pengertian ketahanan pangan, tidak lepas dari UU No. 18/2012 tentang Pangan. Disebutkan dalam UU tersebut bahwa Ketahanan Pangan adalah “kondisi terpenuhinya Pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan”.

    Bagaimana Kondisi Ketahanan Pangan Indonesia ?

    Indonesia merupakan negara dengan ketahanan pangan yang masih rendah di antara total 113 negara. Itu di karenakan perhatian pemerintah dan masyarakat terhadap sektor pertanian dinilai masih rendah. Meskipun begitu, Indonesia sudah menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) memandang ketahanan pangan bukan hanya sebatas soal ketersediaan, tetapi soal kualitas dan keterjangkauan.

    Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Felippa A. Amanta mengatakan berdasarkan penilaian Global Food Security Index (Indeks Ketahanan Pangan Global) 2018 dari The Economist Intelligence Unit, Indonesia berada di posisi 65 dari 113 negara. Jika diselidiki lebih dalam pada tiap indikator, Indonesia berada di posisi 58 untuk indikator ketersediaan, namun berada di posisi 63 untuk indikator keterjangkauan. 

    Lalu, bagaimana solusi yang tepat untuk meingkatkan Ketahanan Pangan Nasional ?

    • Dikarenakan masih rentan nya ketahanan pangan di Indonesia, masyarakat diminta untuk beralih mengkonsumsi ke komoditas pangan yang lain seperti jagung, sagu, atau hanjeli.

    Anggota DPR Herman Khaeron menyatakan ketahanan pangan, khususnya komoditi beras berpotensi rentan pada masa mendatang. Ia pun meminta masyarakat untuk beralih  dari konsumsi nasi ke komoditas pangan lain seperti jagung, sagu, atau hanjeli.

    Herman mengatakan, konsumsi beras di Indonesia mencapai 124 kilogram per kapita per tahun. Sementara, jumlah penduduk Indonesia hingga 2018 mencapai 265 juta.

    Adapun total bersih konsumsi beras dalam negeri bekisar 33 juta ton per tahun. Sedangkan, jumlah bersih produksi beras domestik mencapai 35 juta ton per tahun. “Jadi surplus beras hanya 2 juta ton per tahun. Ini tidak aman,” ujar dia
    Dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan Pasal 1 juga dijelaskan bahwa kemandirian pangan merupakan kemampuan negara dalam memproduksi pangan untuk memenuhi kebutuhan pangan hingga tingkat perseorangan. Ini artinya, lanjut Herman, pangan menjadi hak asasi manusia yang harus dipenuhi oleh bangsa dan negara.

    Di sisi lain, bila dilihat dari kondisi lahan, ia mengatakan sulit saat ini mencari lahan yang cocok untuk ditanami padi. Tidak hanya itu, lahan pertanian produktif juga mulai hilang seiring pembangunan infrastruktur.

    Dia pun menyebut lahan pertanian produktif yang hilang mencapai 100-120 ribu hektare per tahun. “Jadi kalau sudah 10 tahun, (lahan pertanian) hilang 1 juta hingga 1,2 juta hektare,” ujarnya.

    Kepala Bidang Ketersediaan Pangan Kementerian Pertanian Rachmi Widiriani mengatakan, peningkatan konsumsi beras terjadi seiring bertambahnya jumlah penduduk. Peningkatan konsumsi, perpotensi meningkatkan harga jaul beras.  “Seiring dengan hal tersebut, harga beras juga meningkat,” ujar dia. Selain itu, bertambah kelompok usia produktif dan ekonomi menengah ke atas,  juga akan meningkatkan permintaan pangan, terutama produk hewani dan sayuran.

    Oleh karena itu, ia meminta adanya diversifikasi pangan. Hal ini dilakukan dengan mengalihkan makanan utama dari nasi menjadi komoditas lainnya. Makanan pokok dapat diganti menjadi ubi hingga produk serealia lainnya.

    • Perluasan Lahan Pertanian

    Ketersediaan pangan dalam negri sangat bergantung pada produksi para petani. Ketahanan pangan yang baik sangat menentukan sumber daya manusia suatu bangsa. Hal itu diungkapkan Dewan Pendiri dan Ekonom Senior INDEF Bustanul Arifin dalam acara Dialog Selasa yang diadakan di Kantor DPP Partai NasDem di Jakarta.

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pertimbangan DPP NasDem, Siswono Yudo Husodo juga mengatakan pemerintah perlu mempertimbangkan upaya perluasan lahan pertanian sebagai salah satu solusi strategis guna mencapai ketahanan pangan nasional. Menyempitnya lahan pertanian menjadi salah satu penyebab turunnya produksi bahan pangan.

    Siswono melanjutkan, ratio luas lahan pertanian pangan dengan jumlah penduduk Indonesia masih sangat rendah. Saat ini Indonesia hanya memiliki 358,5 m2/kapita lahan sawah aktif. Ditambah dengan lahan pertanian kering, jumlah total lahan pertanian Indonesia hanya mencapai 451,1 m2/kapita. Berbanding jauh dengan salah satu negara ekportir beras terbesar yaitu Thailand dengan ratio luas lahan pangan pertanian sebesar 5.225,9 m2/kapita.

    Siswono melanjutkan, idealnya Indonesia saat ini memerulkan perluasan lahan pertanian sebesar 200.000 hektare tiap tahunnya untuk bisa memenuhi kebutuhan pangan dalam negri. Sedangkan untuk mencapai negara eksportir pangan Indonesia butuh memperluas lahan pertanian sebesar 300.000 hektare per tahun.

    https://katadata.co.id/berita/2019/10/21/ketahanan-pangan-rentan-masyarakat-diminta-beralih-konsumsi-jagung https://mediaindonesia.com/read/detail/162503-perluasan-lahan-pertanian-solusi-capai-ketahanan-pangan-nasional https://tirto.id/seberapa-kuat-ketahanan-pangan-indonesia-dhNr https://news.trubus.id/baca/33165/peneliti-nilai-ketahanan-pangan-indonesia-rendah-meski-pertumbuhan-ekonomi-naik

    ]]>
    https://sekolahilmiah.com/apa-solusi-untuk-meningkatkan-ketahanan-pangan-indonesia-di-masa-mendatang/feed/ 0